Derita Belum Usai: Korban Tewas Banjir & Longsor di Sumbar Naik Jadi 9 Orang
- account_circle denni risman
- calendar_month Kamis, 27 Nov 2025
- visibility 41
- comment 0 komentar

Banjir bandang di kawasan Lembah Anai dekat Jembatan kembar tapal batas Padang Panjang, Kamis (27/11/2025) pagi (tangkapan layar)
Warta90.com, Padang – Bencana hidrometeorologi kembali menerjang Provinsi Sumatera Barat (Sumbar). Per Kamis (27/11/2025) pukul 13.05 WIB, sedikitnya sembilan warga dilaporkan meninggal dunia akibat banjir dan tanah longsor yang terjadi di sejumlah wilayah.
Juru Bicara BPBD Sumbar, Ilham Wahab, mengungkapkan bahwa korban meninggal tercatat di beberapa daerah: satu orang di Kabupaten Pasaman Barat, tiga orang di Kabupaten Agam, dan lima orang di Kota Padang.
“Dari catatan kami, angka ini (korban meninggal) ada kecenderungan bertambah walaupun kita berharap tidak ada lagi korban,” kata Ilham di Kota Padang, Kamis.
Korban Diduga Masih Banyak — Proses Evakuasi Terus Berlangsung

Galodo, banjir bandang di kawasan Malalak, Kabupaten Agam, Kamis (27/11/2025) (ist)
Selain korban tewas, BPBD menerima laporan adanya warga yang hilang dan diduga terseret arus banjir. Namun, hingga kini, jumlah pastinya belum dapat dipastikan.
Tim gabungan dari BPBD provinsi dan kabupaten/kota, Basarnas Padang, TNI, Polri, dan relawan terus melakukan operasi pencarian dan evakuasi di berbagai titik terdampak.
“Di Kota Padang sudah ada lima yang meninggal dunia dan beberapa lagi masih kita cari,” jelas Ilham, dikutip dari Antara.
Akses Jalan Nasional Putus — Transportasi Lumpuh
Bencana juga memicu putusnya akses jalan nasional Padang – Padang Panjang. Hal ini dipastikan oleh Plt. Kepala BPBD Padang Panjang, Noviyati, pada Kamis siang.
Material banjir berupa tanah, lumpur, bebatuan, dan batang pohon dilaporkan menimbun jalur utama tepat di:
1. Gerbang Kota Padang Panjang, Tanah Datar
2. Jembatan Kembar menuju Lembah Anai
Petugas gabungan hingga sore ini masih berupaya mengevakuasi warga di kawasan bencana sekaligus membersihkan material banjir untuk membuka akses jalan kembali.
“Kami masih melakukan penanganan,” kata Noviyati. BPBD masih mendata jumlah warga terdampak dan belum bisa memastikan jumlah korban di Padang Panjang.
Imbauan Resmi untuk Pengendara
Personel PJR Satlantas Polda Sumbar mengimbau seluruh pengendara untuk menghindari jalur Padang – Padang Panjang sampai akses benar-benar aman untuk dilalui.
Hingga berita ini diturunkan, pencarian korban dan pembukaan akses jalan masih berlangsung. Potensi bertambahnya korban masih terbuka. Masyarakat diminta tetap waspada terhadap cuaca ekstrem.
- Penulis: denni risman



Saat ini belum ada komentar