Ekonomi Nasional Dinilai Tetap Kuat di Tengah Ketidakpastian Global
- account_circle Prasetyo
- calendar_month Minggu, 16 Nov 2025
- visibility 51
- comment 1 komentar

Warta90.com – JAKARTA — Pemerintah menegaskan bahwa fundamental perekonomian Indonesia masih sangat solid, meskipun menghadapi tekanan global dan tantangan eksternal. Berbagai indikator makro menunjukkan tren positif yang mendukung optimisme terhadap daya tahan ekonomi nasional.
Pertumbuhan Ekonomi Tumbuh Positif
Berdasarkan data terbaru dari Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, perekonomian Indonesia tumbuh 5,04% (year-on-year) pada Triwulan III tahun 2025. Ekon
Pertumbuhan ini menjadi sinyal bahwa ekonomi nasional masih berada di jalur stabil menuju target tahunan. Ekon
Di sisi lain, pertumbuhan kuartal sebelumnya juga cukup kuat, di mana ekonomi tumbuh 5,12% (yoy) pada Triwulan II-2025 menurut BPS. Badan Pusat Statistik Indonesia
Konsumsi dan Investasi Jadi Penggerak Utama
Pemerintah menyebut konsumsi rumah tangga tetap menjadi motor utama pertumbuhan ekonomi nasional. Pada Triwulan III-2025, konsumsi rumah tangga tercatat tumbuh sebesar 4,89% (yoy), menurut keterangan resmi. Ekon
Sementara itu, realisasi investasi juga menunjukkan tren positif: Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) dan Penanaman Modal Asing (PMA) pada periode ini mencapai Rp 1.434,3 triliun, tumbuh 13,7% yoy. Ekon
Indikator Kepercayaan dan Manufaktur Stabil
Indeks Manajer Pembelian (Purchasing Managers’ Index, PMI) untuk sektor manufaktur tetap berada di zona ekspansif, yaitu di atas 50 poin, yang menunjukkan aktivitas manufaktur terus berkembang. Ekon
Sementara itu, Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) dan Indeks Penjualan Ritel (IPR) juga menunjukkan bahwa daya beli masyarakat masih kuat. Ekon+1
Inflasi dan Devisa Terkendali
Pemerintah mencatat bahwa inflasi masih terjaga dengan baik. Di samping itu, cadangan devisa Indonesia tercatat tinggi, memberikan ruang bagi stabilitas nilai tukar dan menjaga risiko eksternal. Ekon
Dengan kondisi tersebut, pemerintah optimistis bahwa tekanan luar negeri dapat dikelola dengan baik.
Tindak Lanjut Kebijakan ke Depan
Untuk menjaga momentum ini, pemerintah telah menyiapkan sejumlah program unggulan yang akan dilanjutkan ke tahun 2026. Setneg
Menurut Menko Perekonomian Airlangga Hartarto, program tersebut akan fokus pada penguatan konsumsi, investasi, serta belanja negara yang kontrasiklikal untuk menopang pertumbuhan. Setneg
Di samping itu, pemerintah juga terus memperkuat sektor manufaktur dan menjaga stabilitas harga melalui kebijakan fiskal dan moneter yang terkoordinasi. DJPB Kemenkeu
Tantangan & Risiko Tetap Ada
Meskipun optimisme tinggi, para ekonom mengingatkan bahwa risiko eksternal tetap mengintai. Menurut beberapa analis, ketegangan geopolitik dan ketidakpastian perdagangan global bisa menekan ekspor dan arus investasi. Bisnis.com Ekonomi+1
Selain itu, proyeksi pertumbuhan 5% tahun 2025 masih belum pasti karena ada proyeksi dari lembaga internasional yang lebih konservatif. Kontan Nasional+1
Kesimpulan:
Ekonomi nasional Indonesia saat ini menunjukkan ketahanan yang kuat dengan pertumbuhan positif, konsumsi rumah tangga yang tetap solid, dan peningkatan investasi. Pemerintah pun siap melanjutkan kebijakan pro-pertumbuhan di 2026 meskipun menghadapi sejumlah risiko global.
- Penulis: Prasetyo
- Editor: Prasetyo



Ekonomi Indonesia makin kuat , Jika para koruptor ditindak tegas
16 November 2025 12:12 pm