Presiden Prabowo Tiba di Tapanuli Tengah, Pastikan Bantuan Mengalir dan Akses Dibuka
- account_circle imam subari
- calendar_month Senin, 1 Des 2025
- visibility 50
- comment 0 komentar

Presiden Prabowo menemui para pengungsi korban banjir bandang di Tapanuli Tengah (Senin (01/12). (Foto : Setneg)
Warta90.com, Tapanuli Tengah – Presiden Prabowo Subianto tiba di Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumatera Utara, pada Senin pagi (1/12/2025) untuk melihat langsung kondisi penanganan banjir yang melanda wilayah tersebut. Menggunakan helikopter Caracal TNI AU, rombongan Presiden mendarat di helipad Lapangan GOR Pandan setelah berangkat dari Bandara Raja Sisingamangaraja XII di Tapanuli Utara.
GOR Pandan kini menjadi pusat koordinasi penanganan bencana. Di lokasi ini, Presiden meninjau dapur umum, posko kesehatan, dan area pengungsian yang menampung warga dari berbagai kecamatan terdampak. Ia juga berinteraksi dengan para penyintas untuk mendengar langsung kondisi keluarga dan kerusakan rumah mereka saat banjir terjadi.
Dalam kunjungan tersebut, Presiden memastikan bahwa langkah-langkah darurat sudah berjalan dan distribusi bantuan mulai menjangkau seluruh wilayah terdampak. Ia menekankan pentingnya penanganan bencana yang cepat, tepat, dan menyeluruh.
Menanggapi laporan tentang tersendatnya pasokan bahan bakar di beberapa titik, Presiden menyampaikan bahwa proses percepatan distribusi sedang dilakukan. Kapal berukuran besar kini sudah bisa merapat di Pelabuhan Sibolga untuk membawa tambahan logistik. Prabowo juga memastikan suplai Bahan Bakar Minyak (BBM) segera dikirimkan ke lokasi banjir bandang dan longsor di seluruh wilayah Sumatera yang terdampak.
Selain logistik, pemerintah turut memulihkan layanan dasar secara bertahap. Presiden menyebut listrik akan kembali menyala dalam waktu dekat, sementara desa-desa yang sebelumnya terisolasi terus diupayakan untuk dibuka aksesnya agar bantuan dapat masuk.
“Kita sekarang prioritas mengirim bantuan-bantuan yang dibutuhkan, terutama BBM. Listrik sebentar lagi bisa dinyalakan. Ada beberapa desa terisolasi, Insya Allah segera kita tembus,” ujarnya.
Presiden juga menyempatkan melihat langsung kondisi warga terdampak. Banyak penyintas, katanya, masih dalam kondisi syok akibat bencana. “Mereka masih sangat terpukul. Saya kira pemerintah sudah berusaha melakukan yang terbaik,” kata Prabowo.
Usai meninjau Tapanuli Utara, Presiden bertolak menuju Aceh untuk melihat penanganan banjir di provinsi tersebut.
Banjir Bandang di Aceh, Sumut, dan Sumbar: Ratusan Korban Meninggal dan Hilang
Sebelumnya, banjir bandang melanda Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Data sementara BNPB mencatat 442 korban jiwa dan 402 orang masih hilang. Tim gabungan dari BNPB, TNI/Polri, Basarnas, kementerian/lembaga, dan pemerintah daerah terus mempercepat pencarian korban, distribusi logistik, serta pembukaan akses wilayah terdampak.
Sumatera Utara melaporkan 217 korban meninggal, setelah tim SAR menemukan sejumlah warga yang sebelumnya dinyatakan hilang. Korban tersebar di Tapanuli Tengah, Tapanuli Selatan, Kota Sibolga, Tapanuli Utara, Humbang Hasundutan, Pakpak Barat, Kota Padang Sidempuan, Deli Serdang, dan Nias. Sementara itu, jumlah korban hilang meningkat menjadi 209 orang seiring banyaknya laporan warga yang kehilangan anggota keluarga.
Provinsi Aceh mencatat 96 korban meninggal dan 75 orang hilang hingga Minggu (30/11/2025). Korban berasal dari Bener Meriah, Aceh Tengah, Pidie Jaya, Bireuen, Aceh Tenggara, Aceh Utara, Aceh Timur, Lhokseumawe, Gayo Lues, Subulussalam, dan Nagan Raya. Pengungsian mencapai 62.000 KK di berbagai kabupaten/kota.
Di Sumatera Barat, BNPB melaporkan 129 korban meninggal, 118 orang hilang, dan 16 luka-luka. Daerah terdampak mencakup Kabupaten Agam, Kota Padang Panjang, Kota Padang, Padang Pariaman, Tanah Datar, Pasaman Barat, Pasaman, Solok, Kota Solok, dan Pesisir Selatan. (sub)
- Penulis: imam subari



Saat ini belum ada komentar