Dua Garda Nasional Ditembak, Gedung Putih Ditutup Sementara
- account_circle imam subari
- calendar_month Kamis, 27 Nov 2025
- visibility 106
- comment 0 komentar

Presiden AS Donald Trump mengutuk penembakan dua personel Garda Nasional di dekat Gedung Putih, Rabu (26/11) (Foto: AP)
Warta90.com, Washington – Gedung Putih sempat ditutup total pada Rabu (26/11/2025) setelah dua anggota Garda Nasional ditembak hanya beberapa blok dari kantor Presiden Amerika Serikat, Donald Trump. Insiden ini langsung memicu pengamanan ketat di kawasan paling sensitif di Washington DC.
Sumber internal Gedung Putih yang dikutip kantor berita RIA Novosti menyebut akses masuk ke area kantor presiden langsung ditutup sesaat setelah laporan penembakan diterima. Juru Bicara Gedung Putih, Karoline Leavitt, mengonfirmasi bahwa pemerintah sedang memantau situasi dengan cermat dan Presiden Trump telah mendapat laporan langsung.
Pengamanan di sekitar Gedung Putih meningkat signifikan. Selain Dinas Rahasia, penjagaan diperkuat oleh personel Garda Nasional dan kepolisian setempat. Menteri Keamanan Dalam Negeri AS, Kristi Noem, menyampaikan bahwa satu tersangka telah ditangkap, meskipun identitas dan motifnya masih diinvestigasi. Pelaku diduga bertindak seorang diri.
Presiden Trump mengutuk keras serangan tersebut. Dalam pernyataannya di platform Truth Social, ia menyebut pelaku sebagai “binatang” dan menjanjikan hukuman berat. “Tuhan memberkati Garda Nasional yang hebat, serta seluruh militer dan penegak hukum. Mereka benar-benar orang-orang hebat,” tulis Trump.
Trump juga memerintahkan Menteri Pertahanan Pete Hegseth untuk mengerahkan tambahan 500 personel Garda Nasional ke Washington DC sebagai langkah pengamanan. “Saya, sebagai Presiden Amerika Serikat, serta semua orang yang terkait dengan kantor kepresidenan, bersama Anda!” katanya, lagi seperti dikutip iNews.id.
Ia menegaskan dukungan penuh kepada seluruh anggota Garda Nasional, militer, dan aparat penegak hukum, yang ia sebut sebagai “pahlawan sejati.” Sementara itu, hasil pemeriksaan awal menunjukkan bahwa pelaku kemungkinan menargetkan korban secara spesifik dan tidak terkait dengan kelompok lain. (sub)
- Penulis: imam subari



Saat ini belum ada komentar