Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Batam » 40 Ton Beras Ilegal Dicegat di Batam, Mentan: “Ini soal Harga Diri Petani”

40 Ton Beras Ilegal Dicegat di Batam, Mentan: “Ini soal Harga Diri Petani”

  • account_circle imam subari
  • calendar_month Selasa, 25 Nov 2025
  • visibility 111
  • comment 0 komentar

Warta90.com,Batam – Pemerintah kembali menunjukkan sikap tegas terhadap masuknya pangan ilegal. Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman mengungkap upaya penyelundupan beras dan sejumlah komoditas lainnya berhasil digagalkan sebelum kapal sempat bersandar di Batam, Kepulauan Riau.

Langkah ini, kata Amran, merupakan komitmen pemerintah menjaga kedaulatan pangan dan melindungi jutaan petani.

Amran menjelaskan, setelah sebelumnya menyegel 250 ton beras ilegal di Sabang, Aceh, kini aparat gabungan kembali mengamankan 40,4 ton beras yang dibawa sebuah kapal menuju Pelabuhan Tanjung Sengkuang. Aksi penindakan berlangsung cepat pada Senin (24/11) malam, bahkan sebelum kapal benar-benar merapat.

Selain beras, aparat juga menyita komoditas ilegal lain, seperti 4,5 ton gula, lebih dari 2 ton minyak goreng, 600 kilogram tepung terigu, ratusan liter susu, parfum, hingga produk makanan impor. Seluruh temuan kini dalam status disegel sambil menunggu proses hukum. Lima awak kapal juga sedang dimintai keterangan.

Lapor Pak Amran

Keberhasilan penindakan tersebut bermula dari laporan yang masuk melalui kanal “Lapor Pak Amran”. Mendapat informasi itu, Amran langsung menghubungi Pangdam, Kapolda, Gubernur Kepri, Wali Kota Batam, hingga Dandim setempat untuk memastikan respons cepat di lapangan.

Menurut Amran, persoalan ini bukan semata soal volume 40 ton beras ilegal. Yang lebih berbahaya adalah dampak psikologisnya bagi 115 juta petani padi. Di tengah motivasi petani yang sedang tinggi—berkat 19 deregulasi dari Presiden Prabowo yang meliputi penurunan harga pupuk, peningkatan kuota subsidi, bantuan alsintan, sampai dukungan permodalan—masuknya beras ilegal bisa menghancurkan kepercayaan dan semangat mereka.

Amran memastikan stok beras nasional saat ini berada pada level aman. Data BPS menunjukkan produksi mencapai 34,7 juta ton, sementara cadangan Bulog mencapai 3,8 juta ton—angka tertinggi sepanjang sejarah. Karena itu, ia menilai impor ilegal bukan hanya tidak diperlukan, tapi juga mengancam stabilitas harga serta kesejahteraan petani.

Ia menegaskan, bila petani mengetahui beras impor tetap masuk saat mereka sedang menanam, bukan hanya harga yang terguncang, tetapi juga mental mereka. Pemerintah, sambungnya, harus hadir dan bersikap tegas.

Apresiasi untuk Aparat

Amran juga mengapresiasi kerja cepat aparat TNI, Polri, Bea Cukai, dan pemerintah daerah. Pemerintah berjanji mengusut tuntas kasus ini, termasuk melacak aktor dan jalur penyelundupannya.

Ia kembali mengingatkan bahwa Indonesia menargetkan tidak lagi mengimpor beras pada 2025 dan tengah berupaya mencapai swasembada tahun ini. Karena itu, penyelundupan pangan dianggap sebagai ancaman terhadap martabat bangsa dan nasib petani.

Walau Batam berstatus free trade zone, Amran menegaskan bahwa kawasan ini tetap harus menghormati kebijakan pangan nasional. Beras adalah komoditas strategis yang menyangkut stabilitas produksi dalam negeri, sehingga tidak boleh keluar masuk begitu saja tanpa pengawasan.

Di akhir pernyataannya, Amran mengajak masyarakat berperan aktif melaporkan setiap pelanggaran melalui kanal Lapor Pak Amran di nomor 0823-1110-9390. Menurutnya, menjaga kedaulatan pangan adalah tugas bersama, bukan hanya pemerintah.

  • Penulis: imam subari

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tren Gaya Hidup 2025: Masyarakat Makin Mengutamakan Keseimbangan dan Kualitas Hidup

    Tren Gaya Hidup 2025: Masyarakat Makin Mengutamakan Keseimbangan dan Kualitas Hidup

    • calendar_month Minggu, 16 Nov 2025
    • account_circle Prasetyo
    • visibility 123
    • 0Komentar

    Warta90.com — Memasuki tahun 2025, pola gaya hidup masyarakat Indonesia menunjukkan perubahan signifikan. Tidak hanya fokus pada penampilan atau tren semata, kini banyak orang mulai menempatkan well-being dan keseimbangan hidup sebagai prioritas utama. Data dari sejumlah platform gaya hidup menunjukkan meningkatnya minat terhadap aktivitas yang berhubungan dengan kesehatan mental, kebugaran, hingga konsep hidup minimalis. Tren […]

  • Longsor Runtuhkan Jembatan, Tol Medan–Kualanamu Terputus

    Longsor Runtuhkan Jembatan, Tol Medan–Kualanamu Terputus

    • calendar_month Sabtu, 29 Nov 2025
    • account_circle imam subari
    • visibility 153
    • 0Komentar

    Warta90.com, Jakarta – Kementerian Pekerjaan Umum melaporkan terjadinya longsor yang menyebabkan amblasnya struktur pada ruas Tol Medan–Kualanamu–Tebing Tinggi, tepatnya di area Injak Jembatan KM 41+600 B, Jumat (28/11). Insiden ini membuat akses tol di lokasi tersebut terputus total. Longsor dipicu oleh hujan deras berintensitas tinggi yang mengguyur wilayah Deli Serdang. Curah hujan ekstrem itu meningkatkan […]

  • Ekonomi 2026: BI Gaspol Jaga Stabilitas dan Dorong Pertumbuhan

    Ekonomi 2026: BI Gaspol Jaga Stabilitas dan Dorong Pertumbuhan

    • calendar_month Selasa, 2 Des 2025
    • account_circle imam subari
    • visibility 101
    • 0Komentar

    Warta90.c0m-Jakarta- Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo menekankan bahwa optimisme, kerja keras lintas sektor, dan sinergi menjadi fondasi utama untuk mendorong ekonomi Indonesia tumbuh lebih tinggi dan lebih tangguh pada 2026. “Kita harus optimis bahwa perekonomian Indonesia akan lebih baik dan mampu menghadapi tantangan,” ujar Perry saat membuka acara Bank Indonesia Bersama Masyarakat (BIRAMA) 2025, […]

  • Benarkah Gen-Z Merupakan Generasi yang Terpuruk?

    Benarkah Gen-Z Merupakan Generasi yang Terpuruk?

    • calendar_month Senin, 24 Nov 2025
    • account_circle Prasetyo Dharsono
    • visibility 114
    • 0Komentar

    Warta90.com, Batam – Isu mengenai kondisi Generasi Z—kelompok yang lahir pada rentang akhir 1990-an hingga awal 2010-an—kian menjadi sorotan publik. Berbagai pandangan yang menyebut Gen Z sebagai “generasi terpuruk” sering muncul dalam wacana sosial, terutama di tengah meningkatnya tantangan kesehatan mental, ketidakstabilan ekonomi, serta dinamika teknologi yang berkembang pesat. Namun, apakah label tersebut benar-benar mencerminkan […]

  • Derita Belum Usai: Korban Tewas Banjir & Longsor di Sumbar Naik Jadi 9 Orang

    Derita Belum Usai: Korban Tewas Banjir & Longsor di Sumbar Naik Jadi 9 Orang

    • calendar_month Kamis, 27 Nov 2025
    • account_circle denni risman
    • visibility 107
    • 0Komentar

    Warta90.com, Padang – Bencana hidrometeorologi kembali menerjang Provinsi Sumatera Barat (Sumbar). Per Kamis (27/11/2025) pukul 13.05 WIB, sedikitnya sembilan warga dilaporkan meninggal dunia akibat banjir dan tanah longsor yang terjadi di sejumlah wilayah. Juru Bicara BPBD Sumbar, Ilham Wahab, mengungkapkan bahwa korban meninggal tercatat di beberapa daerah: satu orang di Kabupaten Pasaman Barat, tiga orang […]

  • Prabowo Panggil Kapolri dan Jaksa Agung, Bahas Penertiban Hutan dan Tambang Ilegal

    Prabowo Panggil Kapolri dan Jaksa Agung, Bahas Penertiban Hutan dan Tambang Ilegal

    • calendar_month Senin, 24 Nov 2025
    • account_circle imam subari
    • visibility 112
    • 0Komentar

    Warta90.c0m, Jakarta – Presiden Prabowo Subianto memanggil Kapolri Listyo Sigit Prabowo dan Jaksa Agung ST Burhanuddin ke kediamannya di Hambalang, Bogor, pada Minggu (23/11/2025). Pertemuan yang berlangsung sejak siang hingga malam itu diarahkan untuk membahas maraknya aktivitas ilegal di kawasan hutan dan pertambangan. Informasi mengenai agenda tersebut disampaikan melalui unggahan Sekretariat Kabinet di akun Instagram […]

expand_less