Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Ekbis » Pertumbuhan Kredit UMKM Melambat: Penyebab dan Dampak

Pertumbuhan Kredit UMKM Melambat: Penyebab dan Dampak

  • account_circle imam subari
  • calendar_month Jumat, 21 Nov 2025
  • visibility 61
  • comment 0 komentar

Warta90.com, Jakarta – Penyaluran kredit kepada Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) kembali mencatat perlambatan seiring melemahnya kemampuan bayar pelaku usaha. Data Bank Indonesia (BI) menunjukkan pertumbuhan kredit UMKM per Oktober 2025 hanya 0,11% year-on-year, turun dari 0,23% pada bulan sebelumnya.

Bank memperketat syarat pemberian pinjaman kredit UMKM untuk menjaga kualitas kredit, terutama karena rasio kredit macet (NPL) UMKM naik menjadi 4,51%, dibanding 4,46% pada bulan sebelumnya.

Menurut Nita Anastuty, Kepala Departemen Ekonomi Keuangan Inklusif dan Hijau BI, faktor utama yang membuat bank berhati-hati adalah masih banyak UMKM yang belum memiliki pencatatan keuangan memadai.

“Banyak pengusaha UMKM belum memisahkan dana bisnis dan kebutuhan pribadi,” ujarnya dalam peluncuran program UMKM Pintar di Jakarta (20/11/2025).

Selain itu, OJK menyoroti penggunaan Sistem Layanan Informasi Keuangan (SLIK) yang masih sangat menentukan kelayakan kredit, termasuk catatan kredit macet lama.

Rony Ukurta Barus, Kepala Direktorat Inklusi Keuangan OJK, menyebutkan bahwa bank perlu mempertimbangkan parameter lain dalam analisis risiko kredit UMKM.

Di sektor perbankan, Bank Sahabat Sampoerna memilih berhati-hati menjaga NPL di bawah standar regulator. Per kuartal III-2025, NPL gross meningkat menjadi 4,12%, dengan porsi kredit UMKM mencapai 64% atau Rp7,4 triliun dari total Rp11,5 triliun.

Sementara itu, SeaBank Indonesia justru mencatat pertumbuhan kredit yang pesat, naik 45% YoY menjadi Rp28,6 triliun hingga Oktober 2025. Hampir setengahnya merupakan kredit UMKM melalui kemitraan digital, dengan NPL terjaga rendah di 1,9%.

Wakil Direktur Utama SeaBank, Junedy Liu, optimistis terhadap potensi kredit UMKM dan berencana meluncurkan produk kredit baru pada pertengahan 2026. Namun, ia menegaskan bahwa disiplin pembayaran tetap menjadi kunci menjaga kualitas pinjaman.

“Kami terus berinovasi menghadirkan pinjaman berbunga terjangkau, namun kepatuhan bayar tetap utama,” ujarnya.

  • Penulis: imam subari

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gaza Krisis Total! PBB: 95% Rumah Sakit Lumpuh, Ekonomi Ambruk 24%

    Gaza Krisis Total! PBB: 95% Rumah Sakit Lumpuh, Ekonomi Ambruk 24%

    • calendar_month Jumat, 21 Nov 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 51
    • 0Komentar

    Warta90.com, Gaza — Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) memberikan peringatan keras terkait rencana rekonstruksi Gaza setelah konflik panjang yang melanda wilayah tersebut. Menurut Mamoun Besaiso, penasihat PBB untuk program rekonstruksi Gaza, seluruh upaya pembangunan kembali berpotensi sia-sia jika kondisi politik di wilayah itu tetap tidak stabil. Dalam wawancara yang dikutip dari Anadolu Agency (AA), Besaiso menegaskan bahwa […]

  • Pesona Wisata Kepulauan Riau yang Memikat

    Pesona Wisata Kepulauan Riau yang Memikat

    • calendar_month Minggu, 16 Nov 2025
    • account_circle warta90
    • visibility 46
    • 0Komentar

    Warta90.com – KEPULAUAN RIAU — Wisata Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) kembali menjadi sorotan wisatawan domestik maupun mancanegara berkat keindahan baharinya yang memikat serta kekayaan budaya yang masih terjaga. Dengan lebih dari 2.400 pulau besar dan kecil, Kepri menawarkan pengalaman liburan yang lengkap, mulai dari wisata pantai, sejarah, hingga kuliner khas yang menggugah selera. Surga Bahari […]

  • Ekonomi 2026: BI Gaspol Jaga Stabilitas dan Dorong Pertumbuhan

    Ekonomi 2026: BI Gaspol Jaga Stabilitas dan Dorong Pertumbuhan

    • calendar_month Selasa, 2 Des 2025
    • account_circle imam subari
    • visibility 44
    • 0Komentar

    Warta90.c0m-Jakarta- Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo menekankan bahwa optimisme, kerja keras lintas sektor, dan sinergi menjadi fondasi utama untuk mendorong ekonomi Indonesia tumbuh lebih tinggi dan lebih tangguh pada 2026. “Kita harus optimis bahwa perekonomian Indonesia akan lebih baik dan mampu menghadapi tantangan,” ujar Perry saat membuka acara Bank Indonesia Bersama Masyarakat (BIRAMA) 2025, […]

  • Operasional Bandara IMIP Dikecam: “Negara Dalam Negara”

    Operasional Bandara IMIP Dikecam: “Negara Dalam Negara”

    • calendar_month Rabu, 26 Nov 2025
    • account_circle imam subari
    • visibility 100
    • 0Komentar

    Warta90.c0m,Jakarta – Bandara Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP) di Morowali, Sulawesi Tengah, beroperasi sebagai bandara swasta yang berada di bawah pengawasan Direktorat Jenderal Perhubungan Udara (DJPU). Namun, operasionalnya dinilai tidak melibatkan otoritas resmi negara secara penuh. Ini mendapat kritik keras dari DPR RI karena dianggap berpotensi mengganggu kedaulatan dan keamanan nasional. Bandara ini dibangun pada […]

  • Ketidakpastian Ekonomi dan Kepercayaan Publik yang Memudar

    Ketidakpastian Ekonomi dan Kepercayaan Publik yang Memudar

    • calendar_month Senin, 17 Nov 2025
    • account_circle Prasetyo
    • visibility 45
    • 0Komentar

    Warta90.com, Opini – Indonesia sedang menghadapi sebuah paradoks: di satu sisi pemerintah menampilkan optimisme tinggi mengenai kinerja ekonomi nasional, sementara di sisi lain, kepercayaan publik justru melemah. Ketidaksinkronan antara narasi resmi dan realitas hidup masyarakat membuat keresahan ekonomi terasa semakin nyata dari hari ke hari. Survei nasional terbaru menunjukkan bahwa tiga kekhawatiran terbesar masyarakat—korupsi, pengangguran, […]

  • Bulog Kirim 48 Ton Beras Premium ke Batam, Respons Maraknya Impor Ilegal

    Bulog Kirim 48 Ton Beras Premium ke Batam, Respons Maraknya Impor Ilegal

    • calendar_month Kamis, 27 Nov 2025
    • account_circle imam subari
    • visibility 43
    • 0Komentar

    Warta90.com-Jakarta- Perum Bulog bergerak cepat merespons maraknya peredaran beras impor ilegal di kawasan perdagangan bebas, termasuk Batam. Sebagai langkah awal, Bulog mengirim 48 ton beras premium komersial ke kota tersebut. Kebijakan ini disampaikan langsung oleh Direktur Utama Bulog, Ahmad Rizal Ramdani, saat melakukan inspeksi mendadak di kompleks pergudangan Tanjung Priok, Jakarta Utara, pada Kamis (27/11/2025). “Prioritas kita […]

expand_less