Longsor Runtuhkan Jembatan, Tol Medan–Kualanamu Terputus
- account_circle imam subari
- calendar_month Sabtu, 29 Nov 2025
- visibility 86
- comment 0 komentar

Jembatan putus membuat akses tol Medan-Kualanamu Tebing Tinggi terputus. (Foto: Dok. ementerian PU)
Warta90.com, Jakarta – Kementerian Pekerjaan Umum melaporkan terjadinya longsor yang menyebabkan amblasnya struktur pada ruas Tol Medan–Kualanamu–Tebing Tinggi, tepatnya di area Injak Jembatan KM 41+600 B, Jumat (28/11). Insiden ini membuat akses tol di lokasi tersebut terputus total.
Longsor dipicu oleh hujan deras berintensitas tinggi yang mengguyur wilayah Deli Serdang. Curah hujan ekstrem itu meningkatkan debit air Sei Batu Gingging dan mengikis pondasi timbunan yang menopang badan jalan.
Sebagai langkah respons cepat, Kementerian PU meminta Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) melakukan penanganan darurat. Dimulai dari penutupan sementara jalur yang terdampak, pengamanan lokasi. Pengecekan struktur jembatan, hingga pengaturan ulang aliran air. Sejumlah alat berat telah dikerahkan, dan pemeriksaan geoteknik juga dimulai untuk memastikan desain penanganan permanen memenuhi standar keselamatan.
Menteri PU, Dody Hanggodo, menekankan agar seluruh proses penanganan dilakukan secepat mungkin. Hal ini mengingat ruas tol ini merupakan jalur strategis yang menopang mobilitas masyarakat. Terlebih menjelang masa perjalanan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026.
Dari koordinasi lapangan, rekayasa lalu lintas diberlakukan mulai Jumat, 28 November 2025, pukul 11.50 WIB hingga kondisi dinyatakan aman. Pengaturan ini mencakup penutupan jalur arah Medan di KM 43 B dengan pengalihan arus ke Gerbang Tol Paluh Kemiri dan Kualanamu. Sementara untuk arah Tebing Tinggi, penutupan dilakukan di KM 6 A dengan arus dialihkan keluar melalui Gerbang Tol Lubuk Pakam.
Kementerian PU juga mengimbau masyarakat untuk mengikuti arahan petugas serta memperhatikan rute alternatif yang telah disiapkan. Di lokasi, tim gabungan telah dikerahkan, termasuk Tim 203, MCSS 210, MCS 212, unit rescue, serta PJR 40 guna memastikan keselamatan pengguna jalan.
Tol Medan–Kualanamu–Tebing Tinggi sepanjang 61,70 km diketahui menjadi salah satu infrastruktur penting yang meningkatkan konektivitas di Sumatera Utara. Ruas ini memegang peranan besar dalam memperlancar perjalanan warga. Hal ini terutama selama arus libur Nataru, baik bagi masyarakat Medan maupun mereka yang bepergian menuju Kisaran, Tanjung Balai, dan sekitarnya. (sub)
- Penulis: imam subari



Saat ini belum ada komentar