Bos OpenAI Siapkan Gadget AI Tanpa Layar yang Bikin Hidup Lebih Fokus
- account_circle imam subari
- calendar_month Kamis, 27 Nov 2025
- visibility 111
- comment 0 komentar

Ceo OpenAI sedang menyiapkan gadget AI yang membuat hidup lebih fokus (Foto : Ditjen Imigrasi)
Warta90.c0m, Batam – CEO OpenAI, Sam Altman, memberi gambaran awal tentang perangkat AI baru yang sedang dikembangkan bersama mantan kepala desainer Apple, Jony Ive. Menurut Altman, banyak orang mungkin akan terkejut karena perangkat itu tampak sangat sederhana saat pertama kali dilihat.
Proyek ini merupakan kelanjutan dari akuisisi OpenAI terhadap startup desain milik Ive, io, pada awal tahun. Meski detail spesifik masih disembunyikan, berbagai rumor menyebut perangkat tersebut tidak memiliki layar dan ukurannya cukup kecil untuk dimasukkan ke saku.
Dalam obrolan terbaru akhir pekan ini, Altman dan Ive mulai membuka sedikit visi di balik perangkat tersebut. Altman bahkan membandingkan potensi pengaruhnya dengan momen lahirnya iPhone—sebuah titik balik besar dalam dunia teknologi konsumen yang ia sebut membagi hidupnya menjadi dua era: sebelum iPhone dan sesudahnya.
Namun, Altman mengkritik perangkat modern yang menurutnya sarat gangguan. Ia menggambarkannya seperti sedang berjalan di keramaian Times Square—penuh notifikasi yang berkedip, aplikasi pemicu dopamin, dan berbagai distraksi yang membuat pengguna sulit fokus.
“Saya rasa hal-hal itu tidak membuat hidup kita damai dan tenang. Serta tak membiarkan kita fokus pada urusan kita,” kata Altman yang dikutip detikINET dari Tech Crunch.
Sebaliknya, perangkat AI baru ini diharapkan menghadirkan pengalaman sebaliknya: tenang, minimal, dan intuitif. Altman mengibaratkannya seperti duduk di kabin indah di tepi danau—sebuah suasana yang damai dan tidak membebani pengguna.
Menurut Altman, perangkat tersebut harus mampu menyaring informasi, memahami konteks hidup pengguna. Serta mengetahui kapan waktu tepat untuk memberikan data atau meminta persetujuan. Kepercayaan pengguna akan tumbuh seiring waktu karena AI ini dirancang menyatu dengan aktivitas sehari-hari.
Ive menambahkan bahwa perangkat tersebut kemungkinan akan hadir ke publik dalam waktu kurang dari dua tahun. Ia menekankan filosofi desain yang tidak hanya cerdas, tetapi juga menyenangkan untuk disentuh, mudah dipakai, dan tidak menakutkan. Ini sebuah alat yang dapat digunakan tanpa beban dan hampir tanpa perlu dipikirkan. (sub)
- Penulis: imam subari



Saat ini belum ada komentar