Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Ekbis » Pelaku UMKM Keluhkan Akses KUR, Menteri Ara Janji Perbaikan Layanan

Pelaku UMKM Keluhkan Akses KUR, Menteri Ara Janji Perbaikan Layanan

  • account_circle Subari
  • calendar_month Sabtu, 22 Nov 2025
  • visibility 62
  • comment 0 komentar

Warta90.com,Bekasi – Sejumlah pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, mengeluhkan lambannya pencairan Kredit Usaha Rakyat (KUR) dan sulitnya persyaratan administrasi. Keluhan tersebut mereka sampaikan langsung kepada Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Maruarar Sirait, dalam kunjungan kerjanya di Bekasi, Jumat (21/11/2025).

Menteri PKP melakukan Sosialisasi KUR Perumahan dan KPR FLPP yang digelar di Gedung Swatantra Wibawa Mukti.

Meski pemerintah menetapkan bahwa pinjaman KUR di bawah Rp100 juta tidak membutuhkan jaminan, para pelaku UMKM mengaku praktik di lapangan masih jauh dari ideal. Banyak di antara mereka tetap menghadapi proses yang berbelit, bahkan terkendala syarat jaminan.

Devi (46), produsen bumbu rendang yang telah berusaha selama satu dekade, mengungkapkan kesulitannya mengakses pembiayaan tersebut. Ia menilai proses pengajuan terlalu rumit, padahal modal sangat dibutuhkan untuk mengembangkan produksi.

“Sulit sekali karena persyaratan ribet, aksesnya juga tidak mudah. Masih diminta jaminan. Kami berharap prosedurnya bisa lebih dipermudah,” ujarnya.

Devi mengaku belum pernah mengajukan pinjaman ke bank dan selama ini hanya mengandalkan tabungan pribadi. Ia berharap dapat memperoleh KUR hingga Rp500 juta, atau minimal Rp100 juta, asalkan prosesnya bisa lebih sederhana.

Keluhan Pelaku UMKM

Keluhan serupa disampaikan Rini (37), pelaku usaha katering. Ia terhalang mengakses KUR karena catatan merah pada Sistem Layanan Informasi Keuangan (SLIK) OJK akibat kehilangan kendaraan yang membuatnya terkena BI-checking. Kondisi ini mendorongnya meminjam dana dari rentenir.

“Saya sudah jelaskan, tapi tetap tidak bisa lolos. Akhirnya terpaksa pakai rentenir. Padahal KUR seharusnya jadi solusi,” tutur Rini.

Menanggapi keluhan tersebut, Menteri Maruarar Sirait menilai hambatan itu muncul akibat lambannya respons birokrasi. Ia menegaskan bahwa bantuan pembiayaan harus diproses secara profesional karena berperan penting dalam mendorong ekonomi masyarakat.

“Seharusnya pelayanan kepada masyarakat tidak boleh terlambat seperti ini,” tegasnya, sembari menegur sejumlah jajarannya dalam kegiatan tersebut.

Ara menjelaskan bahwa Presiden Prabowo telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp130 triliun untuk program KUR Perumahan, yang dapat dimanfaatkan pelaku UMKM untuk pembangunan, pembelian, maupun renovasi rumah yang mendukung aktivitas usaha. Ia memastikan program itu akan berlanjut pada tahun depan.

Kegiatan sosialisasi tersebut turut dihadiri Gubernur Dedi Mulyadi, Bupati Bekasi Ade Kuswara Kunang, Wakil Bupati Asep Surya Atmaja, serta para pelaku UMKM, komunitas ojek daring, dan perwakilan perbankan.

Wakil Bupati Asep menyambut baik program ini dan menilai KUR dapat mencegah masyarakat terjerat pinjaman ilegal, judi online, maupun praktik rentenir.

“Dengan adanya kredit sampai 100 juta rupiah, masyarakat tidak perlu lagi pusing. Kabupaten Bekasi tentu mendukung penuh program ini,” ujarnya seperti dikutip Antara.

  • Penulis: Subari
  • Editor: Subari

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PP Baru, Laporan Keuangan Perusahaan Kini Wajib Terintegrasi

    PP Baru, Laporan Keuangan Perusahaan Kini Wajib Terintegrasi

    • calendar_month Senin, 24 Nov 2025
    • account_circle imam subari
    • visibility 76
    • 0Komentar

    Warta90.com-Jakarta- Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto resmi mengeluarkan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 43/2025 tentang Pelaporan Keuangan. Aturan ini memperkuat standar pelaporan keuangan bagi perusahaan, terutama emiten, dengan target integrasi penuh mulai 2027. Direktur Jenderal Stabilitas dan Pengembangan Sektor Keuangan (DJSPSK) Kementerian Keuangan, Masyita Crystallin, menjelaskan bahwa regulasi tersebut mengatur pemanfaatan laporan keuangan lintas sektor secara lebih […]

  • Ibu Muda di Batam Curi Kalung Bocah untuk Foya-Foya, Tertangkap Saat Hendak Gadaikan Emas

    Ibu Muda di Batam Curi Kalung Bocah untuk Foya-Foya, Tertangkap Saat Hendak Gadaikan Emas

    • calendar_month Kamis, 20 Nov 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 72
    • 0Komentar

    Warta90.com, Batam – Aksi kriminal mengejutkan kembali terjadi di Kota Batam. Seorang ibu muda berinisial DS (28) ditangkap polisi setelah kedapatan mencuri kalung emas seberat 2,5 gram dari leher seorang bocah berusia 5 tahun. Lebih ironisnya lagi, pelaku mengaku hasil kejahatannya digunakan untuk gaya hidup hedonis dan foya-foya. Peristiwa memprihatinkan ini terjadi di Restoran Mie […]

  • Pura-Pura Belanja, Gasak Kalung Emas & Kabur! Aksinya Berakhir Tragis Disergap Warga

    Pura-Pura Belanja, Gasak Kalung Emas di Batu Aji Batam! Aksinya Berakhir Tragis Disergap Warga

    • calendar_month Selasa, 18 Nov 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 64
    • 0Komentar

    Warta90.com, Batam – Aksi nekat seorang pria berinisial MI (39) bikin heboh warga Batu Aji, Batam, Kepulauan Riau. Berniat mencuri kalung emas dengan modus pura-pura menjadi pembeli, aksinya langsung berakhir ketika warga berhasil menangkapnya setelah mencoba kabur dari toko. Kapolsek Batu Aji, AKP Raden Bimo Dwi Lambang, membenarkan penangkapan pelaku yang terjadi pada Sabtu (15/11). […]

  • Kebakaran 7 Apartemen di Hong Kong: 128 Tewas, Termasuk 7 WNI — Mengapa Api Menyebar Begitu Cepat?

    Kebakaran 7 Apartemen di Hong Kong: 128 Tewas, Termasuk 7 WNI — Mengapa Api Menyebar Begitu Cepat?

    • calendar_month Minggu, 30 Nov 2025
    • account_circle imam subari
    • visibility 58
    • 0Komentar

    Warta90.com-Hong Kong- Salah satu kebakaran paling tragis dalam sejarah Hong Kong menelan sedikitnya 128 korban jiwa, termasuk tujuh warga negara Indonesia. Peristiwa nahas ini terjadi pada Rabu ketika api melalap kompleks perumahan bertingkat Wang Fuk Court di distrik Tai Po, kawasan timur laut kota. Kebakaran bermula pada Rabu sore dan dengan cepat menyebar ke tujuh blok […]

  • Pertumbuhan Kredit UMKM Melambat: Penyebab dan Dampak

    Pertumbuhan Kredit UMKM Melambat: Penyebab dan Dampak

    • calendar_month Jumat, 21 Nov 2025
    • account_circle imam subari
    • visibility 84
    • 0Komentar

    Warta90.com, Jakarta – Penyaluran kredit kepada Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) kembali mencatat perlambatan seiring melemahnya kemampuan bayar pelaku usaha. Data Bank Indonesia (BI) menunjukkan pertumbuhan kredit UMKM per Oktober 2025 hanya 0,11% year-on-year, turun dari 0,23% pada bulan sebelumnya. Bank memperketat syarat pemberian pinjaman kredit UMKM untuk menjaga kualitas kredit, terutama karena rasio […]

  • Banjir Bandang dan Tanah Longsor Sumatera : Cuaca Ekstrem atau Kerusakan Ekologis?

    Banjir Bandang dan Tanah Longsor Sumatera : Cuaca Ekstrem atau Kerusakan Ekologis?

    • calendar_month Minggu, 30 Nov 2025
    • account_circle imam subari
    • visibility 71
    • 0Komentar

    Warta90.com,Batam- Pekan ini, Pulau Sumatra tengah berduka. Puluhan kabupaten dan kota di Sumatra Utara, Sumatra Barat, dan Aceh diterjang banjir bandang serta tanah longsor. Hingga Minggu (31/11), Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat total 303 korban meninggal dan 239 orang masih dinyatakan hilang akibat bencana ini. Kepala BNPB, Letjen Suharyanto, menjelaskan rincian dampak di Sumatra […]

expand_less